MPA, CMA CGM, dan SLNG menandatangani MOU untuk memajukan biometana cair sebagai bahan bakar laut
Published:
Translated summary · proofuel
Translated summary
Only the editorial title, summary and why-it-matters note are translated. The original source remains unchanged.
View English recordPoin utama
- Maritime and Port Authority Singapura (MPA), CMA CGM Group, dan Singapore LNG Corporation (SLNG) telah menandatangani MOU untuk menjajaki pasokan dan penggunaan biometana cair sebagai bahan bakar laut di Singapura.
- Para mitra akan bertukar pengetahuan tentang sertifikasi, jalur pasokan, dan penghitungan gas rumah kaca untuk biometana yang dicampurkan ke infrastruktur gas bersama, serta menjalankan proyek percontohan dan uji coba dalam kondisi operasi nyata.
- SLNG mencatat bahwa pihaknya merupakan salah satu terminal LNG pertama di kawasan yang bersertifikat ISCC EU untuk menangani biometana cair.
Summary
Maritime and Port Authority Singapura (MPA), CMA CGM Group, dan Singapore LNG Corporation (SLNG) telah menandatangani MOU untuk menjajaki pasokan dan penggunaan biometana cair sebagai bahan bakar laut di Singapura. Para mitra akan bertukar pengetahuan tentang sertifikasi, jalur pasokan, dan penghitungan gas rumah kaca untuk biometana yang dicampurkan ke infrastruktur gas bersama, serta menjalankan proyek percontohan dan uji coba dalam kondisi operasi nyata. SLNG mencatat bahwa pihaknya merupakan salah satu terminal LNG pertama di kawasan yang bersertifikat ISCC EU untuk menangani biometana cair.
Original source title
MPA, CMA CGM and SLNG Sign Memorandum of Understanding to Advance Liquefied Bio-Methane as Marine Fuel Pathway
This page provides an editorial summary and links to the original source.
Read the original